Pola Migrasi Internal dan Dampaknya terhadap Kohesi Sosial Kota
Laporan lapangan mengenai bagaimana perpindahan penduduk antar provinsi di Indonesia mempengaruhi integrasi budaya di kota-kota besar.
Penelitian dilakukan di empat kota tujuan utama migrasi: Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Data primer dikumpulkan melalui survei terhadap 1.850 migran dan 920 penduduk asli kota.
Temuan menunjukkan bahwa meskipun migrasi meningkatkan keragaman, ia juga berpotensi menimbulkan ketegangan sosial jika tidak diiringi dengan kebijakan integrasi yang inklusif. Faktor keberhasilan integrasi meliputi akses perumahan yang layak, partisipasi dalam kegiatan komunitas, dan kesempatan ekonomi yang setara.
Laporan ini telah diserahkan kepada Kementerian Sosial dan beberapa pemerintah daerah sebagai bahan rekomendasi kebijakan.